Feeds:
Posts
Comments

Memandang Kehidupan

oleh Abu Ahmad

“Sesungguhnya perumpamaan kehidupan duniawi itu, adalah seperti air (hujan) yang Kami turunkan dari langit, lalu tumbuhlah dengan suburnya karena air itu tanam-tanaman bumi, di antaranya ada yang dimakan manusia dan binatang ternak. Hingga apabila bumi itu telah sempurna keindahannya, dan memakai (pula) perhiasannya, dan pemilik-pemiliknya mengira bahwa mereka pasti menguasainya, tiba-tiba datanglah kepadanya azab Kami di waktu malam atau siang, lalu Kami jadikan (tanaman tanamannya) laksana tanam-tanaman yang sudah disabit, seakan-akan belum pernah tumbuh kemarin. Demikianlah Kami menjelaskan tanda-tanda kekuasaan (Kami) kepada orang-orang yang berfikir.” (QS Yunus [10]: 24)

Tatkala kita berjalan menyusuri beragam kota dan negeri, adakalanya kita merasa takjub atas peradaban materi yang telah dibangun oleh manusia. Bangunan tempat manusia tinggal dan beraktivitas, dibangun dengan megah dan indahnya. Menara-menara perkantoran menjulang. Jalan-jalan layang menghubungkan tempat dengan tempat lainnya bagai garis-garis, membentuk sketsa yang indah. Berbagai sarana kehidupan yang diciptakan manusia sedemikian lengkapnya untuk mempermudah aktivitas. Ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang pesat, menyediakan berbagai kemudahan bagi kehidupan manusia.

Itulah kehidupan kita di dunia ini. Continue Reading »

oleh Dr. Mahdi ‘Akif, Mursyid ‘Aam Ikhwanul Muslimin

mahdi_akifSiapa saja yang mencermati strategi globalisasi, maka dia akan mendapati bahwa kekacauan adalah satu hal yang tak terelakkan sebagai imbas dari strategi tersebut.

Siapa saja yang mencermati strategi globalisasi, maka dia akan mendapati bahwa kekacauan adalah satu hal yang tak terelakkan sebagai imbas dari strategi tersebut. Baik dalam skala hubungan bilateral antar negara atau dalam kondisi politik internal sebuah negara.

Sebenarnya, ini adalah sistem yang amat aneh. Karena secara langsung atau tidak Continue Reading »

Oleh : Yoki Kuncoro

Pertama kali, Hierarchy of Effects Model dipopulerkan oleh Lavidge & Steiner pada tahun 1961. Model ini diciptakan untuk memperlihatkan proses, atau langkah, yang membuat pengiklan berasumsi bahwa konsumen melalui proses pembelian secara lebih jelas. Lavidge & Steiner memaparkan bahwa langkah-langkah tersebut harus dilalui secara linier, namun “a potential purchaser sometimes may move up several steps simultanesly”.

Menurut Hierarchy of effects model, dari melihat iklan sampai dengan melakukan pembelian, konsumen selalu mengikuti alur proses yang sangat teratur. Pengambilan keputusan konsumen dalam membeli dan mengkonsumsi produk/merek tertentu diawali oleh awareness atau pengenalan terhadap produk tersebut. Kemudian dilanjutkan dengan pemahaman yang ditindak lanjuti dengan tingkat kesukaan dan penilaian lebih baik dibandingkan dengan produk lain. Dan akhirnya konsumen memutuskan untuk mencoba merek tersebut. Model ini Continue Reading »

Oleh : Ahmad Kosasih

Alhamdulillah, pada awal November kemarin saya mengikuti perlombaan menulis tentang pelestarian hutan. Pengumuman pemenangnya sekitar bulan Desember, namun artikelnya sudah dimuat di situs www.kabarindonesia.com (http://www.kabarindonesia.com/berita.php?pil=4&dn=20081031143120). Silahkan dibaca, siapa tahu memberikan inspirasi bagi Anda.


taman-cilakiSaat ini, pertumbuhan penduduk yang cepat memaksa pemerintah untuk menyediakan sarana pemukiman yang banyak. Tidak heran bila lahan pertanian yang dulu subur, berubah menjadi areal pabrik atau industri. Bukit yang dulu hijau, berubah menjadi perumahan atau vila-vila mewah. Kota pun berubah menjadi gersang, udara menjadi kotor, dan tempat bermain pun semakin sempit.

Kondisi ini hampir dialami oleh semua kota-kota besar di Indonesia, tak terkecuali dengan Kota Bandung. Bandung yang memiliki julukan sebagai Kota Kembang, sudah tidak sesuai dengan julukannya. Dulu Bandung memang dipenuhi bunga, pepohonan, dan udaranya berhawa segar menyejukkan. Tapi kini, Bandung berubah menjdi kota yang panas. Bahkan, pada musim kemarau beberapa pekan sebelumnya, udara di Kota Bandung pada siang hari hampir sama menyengatnya dengan kota-kota yang lokasinya bukan di wilayah pegunungan.

Memang, mencermati geliatnya pembangunan, akan membuat prihatin bagi siapa pun Continue Reading »

Anak Gajah

Oleh Ahmad Kosasih

Seekor anak gajah liar berhasil ditangkap oleh serombongan pemburu di sebuah hutan. Para pemburu lalu menjualnya kepada seorang pemilik sirkus. Di penangkaran sirkus, anak gajah itu diikat dengan seutas tali pada patok kayu sebesar tangan orang dewasa yang ditancapkan ke tanah. Di sana, ternyata banyak anak gajah lain yang senasib dengannya.

Anak gajah itu berontak ingin melepaskan diri. Sesekali ia Continue Reading »

Older Posts »